Archive for the 'Japan' Category

Semangat Jepang: Sebuah Etos Yang Luar Biasa

Setiap dari kita pasti tahu bagaimana orang Jepang menjalani aktivitas di dunia kerjanya. Sangat sibuk, super sibuk bahkan terkesan workaholik. Bagaimana tidak? Kata zangyou (dalam bahasa Indonesia = lembur) tidak asing lagi bagi mereka. Sepertinya lembur sudah menjadi rutinitas mutlak kaum pekerja kantor di Jepang. Beberapa kaum muda di Jepang lebih suka menghabiskan waktu untuk bekerja, meniti karir mereka atau bahkan dengan alasan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Di Jepang memang dikenal dengan biaya hidup yang mencekik, khususnya di ibu kota Negara, Tokyo.
Selain tuntutan ekonomi yang disebut di atas, ada beberapa hal yang bisa diruntut ke belakang, kenapa orang Jepang pada umumnya sangat bersemangat dalam dunia kerja atau dengan kata lain beretos kerja tinggi.
Dilihat dari topografi negara Jepang sendiri. Negara Jepang sebagai Negara kepulauan dengan keadaan alam yang bisa dikatakan lebih banyak perbukitan daripada dataran rendah, sehingga dalam hal ini mengharuskan orang Jepang pada jaman dahulu untuk memiliki energi ekstra jika ingin berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Belum lagi deretan gunung yang masih aktif yang setiap saat bisa saja bangun dari “tidur pulas” nya dan menimbulkan berbagai macam bencana seperti gempa vulkanik, muntahan lahar dll. Lanjutkan membaca ‘Semangat Jepang: Sebuah Etos Yang Luar Biasa’

Iklan

HIDUP SAMPAI LANJUT USIA DI JEPANG

Banyak orang Jepang masih hidup sampai usia lanjut. Harapan hidupdi Jepang baik untuk pria dan wanita merupakan yang tertinggi di dunia dengan pria = 77,9 tahun dan wanita = 85,1 tahun. Harapan hidup yang tinggi ini disusul oleh negara Swedia, SPANYOL, Australia, Kanada, Swiss, Prancis, Norwegia, Belgia, Italia, Austria, dan Yunani ( data sumber : world population prospect th 2003). Tapi, ini tidak berarti kalau semua orang Jepang berumur panjang. Beberapa alasan tingginya presentasi orang tua di negara Jepang adalah:
~ tingkat kematian (mortalitas) rendah
~ tingkat kelahiran (natalitas) rendah
~ rata-rata harapan hidup yang meningkat
Kira-kira kenapa rata-rata harapan hidup orang Jepang meningkat?
Hmmm… suatu pertanyaan yang sangat mudah dijawab jika kita bener-bener memperhatikan gaya hidup dan pola pikir mereka yang dinamis. Lanjutkan membaca ‘HIDUP SAMPAI LANJUT USIA DI JEPANG’

SUATU PEMBACAAN ULANG MENGENAI ARTI BUNUH DIRI DI JEPANG

Bunuh diri bukanlah sesuatu yang aneh di Jepang. Tindakan menghabisi nyawa sendirii bahkan pernah berkembang dengan ritual-ritual tertentu dan menjadi tradisi yang dijunjung tinggi. Bunuh diri dilakukan terkait dengan berbagai alasan seperti rasa malu, atau rasa tanggung jawab pada pekerjaan atau tugas. Bila seseorang merasa sangat bersalah atau menyusahkan orang lain, maka mereka akan sangat mudah melakukan bunuh diri. Lanjutkan membaca ‘SUATU PEMBACAAN ULANG MENGENAI ARTI BUNUH DIRI DI JEPANG’

Tahun Baru ala Jepang

Akemashite omedetou gozaimasu

Selamat tahun baru

Minasama ni okaremashite ha yoi toshi o o mukae no koto to zonjimasu

Semoga tahun baru ini menjadi tahun yang baik untuk kamu semua

Ganjitsu atau Gantan (tanggal 1 Januari, hari pertama dalam satu tahun) dirayakan sebagai hari raya tahun baru, hal ini tak ubahnya di negara matahari terbit, Jepang. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh masyarakat Jepang saat itu. Seperti halnya kegiatan yang dilakukan di negara kita. Namun ada yang sedikit berbeda, pada 3 hari pertama awal tahun yang disebut shougatsu, masyarakat Jepang pada umumnya tidak melakukan pekerjaan di kantor, mereka cuti bersama. Selama 3 hari berturut-turut, mereka melakukan banyak aktivitas di antaranya mengunjungi kuil-kuil Shinto, mengunjungi teman dan kerabat dengan memakai kimono indah berwarna-warni. Pada tahun baru itu, mereka melewatkan hari dengan menikmati arak sake, dan makanan khusus tahun baru yang disebut osechi ryouri (akan dijelaskan lebih lanjut) dan kue mochi (akan dijelaskan lebih lanjut). Di depan rumah dipajang hiasan potongan pohon pinus san 3 bambu runcing dalam sebuah pot. Hiasan ini disebut kadomatsu (akan dijelaskan lebih lanjut). Selain aktivitas di atas, dalam 3 hari libur tersebut mereka melakukan permainan tradisional seperti bulu tangkis tapi raketnya terbuat dari kayu dan diberi hiasan. Lanjutkan membaca ‘Tahun Baru ala Jepang’

Sake (arak beras)

Indoneshia go de (dalam bahasa Indonesia)..

Sake terbuat dari air dan beras. Sebelum minum harus dihangatkan terlebih dahulu. Ada beberapa oran yang meminumnya tanpa dihangatkan. Sake juga digunakan sebagai bumbu. Secara umum sake diartikan sebagai minima yang ber-alkohol. Ada jenis sake yang disebut dengan jizake. Mana yang lebih kamu suka? Yang manis atau yang masam.sake ini mempunyai komposisi yang bermanfaat. Mana yang lebih kamu suka? Yang panas atau yan hangat? Sake cocok dinikmati dengan makanan ringan. Peribahasa mengataka,”engkau dapat menikmati sake,tapi jangan mencanduinya”. Bir adalah bersifat keras, tetapi sake adalah bersifat asam. Lanjutkan membaca ‘Sake (arak beras)’

Mochi (kue bulan)

Indoneshia go de (dalam bahasa Indonesia)..

Untuk membuat mochi kita harus mengukus beras dan dihaluskan hingga menjadi bubur atau pasta dengan menggunakan lesung. Bagi masyarakat Jepang, tahun baru tidak lengkap tanpa kue mochi. Kue ini dimakan selama tahun baru dan upacara-upacara tertentu. Tapi, kita sekarang bias mendapatkannya kapanpun kita mau karena kue mochi sudah dibuat di pabrik dan dikemas. kagami-mochi adalahkue beras yang berbentuk seperti kaca bundaryang dipersembahkan kepada dewa pada perayaan tahun baru, tanggal 11 Januari disebut sebagai kagami-biraki pada saat ini orang-orang Jepang memotong kue mochi dan memakannya. Kue beras ini adalah bagian yang penting dari sup special tahun baru yang disebut Zoni. Zoni adalah kue beras yang dimasak dengan sayur. Ini menjadi makana yang umum pada perayaan tahun baru pada jaman muromachi. Kue mochi dianggap sebagai symbol kebahagiaan dan sering dimaka pada acara-acara festival. Lanjutkan membaca ‘Mochi (kue bulan)’

Kadomatsu (hiasan tahun baru di Jepang)

Indoneshia go de (dalam bahasa Indonesia)..

Kadomatsu adalah rangkaian cabang pohon pinus yang digunakan untuk menghiasi gerbang rumah selama perayaan tahun baru, Rangkaian tersebut juga terdiri dari cabang bambu dan cabang pohon plum. Pohon pinus, bambu, dan plum dianggap sebagai symbol dari keberuntungan yang disebut sho-chiku-bai. Pohon pinus yang selalu hijau dianggap sebagai symbol hidup yang panjang. Pohon bambu yang tumbuh meruncing ke atas menyimbulkan suatu kekuatan dan kesabaran. Pohon plum bisa berkembang walaupun pada cuaca yang dingin. Pohon ini digunakan untuk kadomatsu yang melambangkan hidup yang panjang dan kemakmuran. Orang-orang mulai untuk menghiasai rumahnya dengan kadomatsu sekitar tanggal 28 Desember setelah itu hiasan akan diambil tanggal 7 Januari. Waktu penyimpanan kembali tergantung pada daerah masing-masing. Biasanya kadomatsu dipasang secara simetris di bagian depan rumah dengan bendera Jepang. Beberapa tahun belakangan ini banyak keluarga yang tidak lagi menghiasi rumahnya dengan kadomatsu pada perayaan tahun baru. Lanjutkan membaca ‘Kadomatsu (hiasan tahun baru di Jepang)’


Indonesian Muslim Blogger
Catatan Sawali Tuhusetya

Akafuji Supports In

Gudang karya

Bukan Hitungan Weton

Desember 2017
S S R K J S M
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Pengunjungku

  • 90,385 Click

Klik klik teruuss...

  • Tidak ada