~ Gresik Dengan Segala Nilai Historis Di Dalamnya ~

Siapa yang tidak kenal kota Gresik?, hampir semua orang mengenal kota yang terletak di barat laut kota Surabaya ini. Kini kota Gresik lebih dikenal sebagai kota industri dengan perkembangan perekonomian yang excellent.

Nama Gresik tidak serta merta disebut sebagai kota Gresik. Muncul berbagai sebutan kota Gresik pada masa lampau dari berbagai sumber sejarah yang autentik. Salah satu sebutan kota Gresik pada masa lampau adalah “grissee” (pernah diulas dalam little homeland by Mas Peyek). Yah…begitulah bangsa kompeni menyebut kota yang keadaaan topografinya berupa pantai dan bukit itu.

Melacak asal usul kota Gresik memang salah satu hal yang sangat menarik. Sumber-sumber berikut diambil dari data autentik oleh bangsa Cina, Portugis, dan Belanda yang mana bangsa-bangsa tersebut mempunyai kesadaran sejarah yang cukup tinggi dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain yang pernah singgah ataupun menjajah di Indonesia.

1.     babad Hing menyebut Gresik dengan sebutan Gerwarase.

2.     bangsa Cina yang pernah berlabuh di Gresik pada awal abad ke-15 M, mula-mula menyebut Gresik sebagai “T’ Se Tsun” yang artinya perkampungan yang kotor. Namun, beberapa tahun kemudian berubah sebutan menjadi “T’ Sin T’ Sun” yang artinya kota baru.

3.     bangsa Portugis ketika pertama kali berlabuh di Gresik tahun 1513 M menyebut Gresik dengan sebutan Agace yang kemudian tertulis dengan sebutan Gerwarase.

4.     bangsa Belanda menyebut Gresik dengan sebutan Grissee yang sampai sekarang tulisan tersebut masih terdapat pada bekas kantor dagangnya di kampung Kebungson Gresik.

5.     serat Centini, sebuah karya sastra abad ke 19 M menyebut Gresik dengan sebutan Giri_Gisik.

6.     bangsa Arab menyebut Gresik dengan sebutan “Qorro_Syaik”

7.     Solihin Salam menyebut Gresik dengan sebutan “Giri_Isa”/”Giri_Nata” yang berarti raja bukit untuk penguasa Giri Gresik.

8.     Thomas Stamford Raffles dalam bukunya the history of java berpendapat bahwa sebutan Gresik berasal dari kata Giri_Gisik berarti tanah di tepi laut (pesisir).

(Mustakim dalam sejarah Bandar dagang Gresik)

Dari berbagai sebutan di atas yang paling menarik adalah sebutan Giri_Gisik. Pribumi Jawa mengartikan Giri sebagai bukit, dan Gisik sebagai pantai. Suatu ciri yang sangat serasi dengan kota Gresik itu sendiri. Giri_Gisik dalam percakapan sehari-hari akhirnya di sebut dengan sebutan Gresik.

          Dalam perkembangan kota Gresik pada saat itu, Gresik menjadi suatu kota pelabuhan yang masyur bagi kapal-kapal asing, dan dapat menggesar peran pelabuhan Tuban. Hal ini dikarenakan:

1.     fasilitas pelabuhan Tuban kurang memadai

2.     adanya endapan Lumpur yang mendangkalkan pelabuhan Tuban

3.     penarikan bea cukai yang terlampau tinggi oleh pelabuhan Tuban

4.     sering melakukan tindak pemaksaan bagi kapal asing agar berlabuh di pelabuhan Tuban

Baiknya fasilitas yang dimiliki oleh pelabuhan gresik tidak lepas dari campur tangan seorang penguasa pelabuhan yang disebut dengan istilah syahbandar (subandar). Hal ini menjadikan pelabuhan Gresik tampil sebagai pelabuhan yang besar dan utama di antara pelabuhan-pelabuhan lain di sekitarnya.

 

 

(I dedicated this passage to NdutYugo, more power to you!)

 

7 Responses to “~ Gresik Dengan Segala Nilai Historis Di Dalamnya ~”


  1. 1 peyek Maret 21, 2008 pukul 3:57 am

    sekarang mah gresik ndak ada apa-apanya kalo dibandingkan dengan tuban

  2. 2 akafuji Maret 21, 2008 pukul 4:14 am

    ~ little homeland~ at least Gresik harbour pernah jadi primadona di era keemasannya dulu..

  3. 3 agus rest Maret 21, 2008 pukul 6:44 am

    asal kejayaan itu tdk malah melenakan, meninabobokan hingga membuat gresik menjadi kota yg kumuh dan terbelakang *met ultah buat kotaku🙂 *

  4. 4 mybenjeng Maret 21, 2008 pukul 4:10 pm

    Kabarnya pemkab berencana bangun pelabuhan gresik.
    moga-moga terealisasi, dan menjadi bandar dagang yang masyur…

  5. 5 Sawali Tuhusetya Maret 24, 2008 pukul 2:52 am

    gresik, sebuah kota yang menjadi legenda dalam perkembangan syiar islam di jawa. dari kota ini lahir ulama2 besar lengkap dengan simbol2 spiritualnya.

  6. 6 mala Januari 28, 2010 pukul 5:20 am

    Gresik Forever dweh,,,,,,,,,,,,,,,,,,,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Indonesian Muslim Blogger
Catatan Sawali Tuhusetya

Akafuji Supports In

Gudang karya

Bukan Hitungan Weton

Maret 2008
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengunjungku

  • 81,042 Click

Klik klik teruuss...

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: