HIDUP SAMPAI LANJUT USIA DI JEPANG

Banyak orang Jepang masih hidup sampai usia lanjut. Harapan hidupdi Jepang baik untuk pria dan wanita merupakan yang tertinggi di dunia dengan pria = 77,9 tahun dan wanita = 85,1 tahun. Harapan hidup yang tinggi ini disusul oleh negara Swedia, SPANYOL, Australia, Kanada, Swiss, Prancis, Norwegia, Belgia, Italia, Austria, dan Yunani ( data sumber : world population prospect th 2003). Tapi, ini tidak berarti kalau semua orang Jepang berumur panjang. Beberapa alasan tingginya presentasi orang tua di negara Jepang adalah:
~ tingkat kematian (mortalitas) rendah
~ tingkat kelahiran (natalitas) rendah
~ rata-rata harapan hidup yang meningkat
Kira-kira kenapa rata-rata harapan hidup orang Jepang meningkat?
Hmmm… suatu pertanyaan yang sangat mudah dijawab jika kita bener-bener memperhatikan gaya hidup dan pola pikir mereka yang dinamis. Sebab yang paling penting untuk mencapai harapan hidup moderen yang lebih panjang adalah makanan. Makanan, jelas-jelas berhubungan dengan kesehatan sehingga tidak dapat dipungkiri lagi kalau makanan yang dimakan oleh orang Jepang selama bertahun-tahun adalah faktor yang penting untuk meningkatkan harapan hidup mereka yang tinggi. Makanan tradisional Jepang merupakan bagian dari budaya negara ini sejak dahulu semakin menarik perhatian luar negeri terutama di barat. Makan gaya Jepang baik untuk kesehatan dan mengandung banyak nutrisi yang memperlamnbat penuaan sel. Berkat makanaan yang mereka konsumsi proses penuaan orang Jepang lebih lambat dari penduduk bumi lainnya. Banyak orang Jepang terlihat lebih mudah dari usianya berapapun usia mereka.
Makanan Jepang berdasarkan pada prinsip yang disebut ichi ju san sai_tiga lauk pauk yang dimakan dengan sup miso dan makanan pokok, yaitu beras yang direbus dengan air. Dan makanan tersebut disantap 3 kali sehari seperti halnya orang Indonesia pada umumnya. Nasi yang dimakan oleh orang Jepang sedikit berbeda dengan nasi yang dimakan oleh orang Indonesia. Nasi Jepang dibuat dari beras jenis japonica yang bentuknya lonjong membulat dan agak lengket. Sedangkan, jenis beras yang dikonsumsi oleh masyarakat Asia pada umumnya adalah beras jenis indica dengan tekstur yang tidak lengket.
Secara umum masakan tradisional Jepang dikatakan makanan yang menyehatkan karena cukup protein, relatif rendah kalori, dan mengandung zat-zat gizi yang penting. Makanan yang mengandung kalori dalam jumlah banyak akan mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan merupakan penyebab utama penyakit jantung.
Kita sering menjumpai makanan Jepang yang disajikan mentah. Ini bukan dengan tidak beralasan. Selain lebih segar, nutrisi makanan mentah dipastikan lebih tinggi daripada makanan yang telah mengalami proses pemasakan. Kalau masih segar, makanan tidak memerlukan bumbu yang banyak atau dimasak dalam waktu yang lama, dan hampir semua vitamin dan nutrisi yang menjadikan tubuh tetap sehat tetap terkandung di dalam makanan tersebut.
Merupakan kesalahan besar jika berfikir kalau masa tua adalah masa untuk bersantai, berbaring di tempat tidur dan menghabiskan waktu hanya dengan menonton tv di rumah. Dengan kata lain, jika kita beranjak tua maka saat itulah kita melakukan penarikan diri dari dunia yang aktif. Justru, di masa tua itulah kita diharapakan untuk lebih atau setidaknya tetap aktif dalam berinteraksi dengan oang-orang, menjalani kehidupan yang membangkitkan semangat dan itu adalah salah satu cara untuk bertahan hidup.
Faktor yang penting bagi masyarakat Jepang yang berusia lanjut adalah bagaimana pandangan seseorang tentang hidup. Bersikap optimis, melakukan apa yang ingin dilakukan. Selain pola makanan yang teratur ada beberapa cara untuk tetap hidup sehat dan bahagia. Contoh dengan rajin membersihkan kulit, berolahraga agar berkeringat, membersihkan tubuh dengan makan makanan alami untuk meningkatkan pencernaan dan membersihkan pikiran dengan tidak memupuk rasa stres dan melepaskan rasa kuatir.
Beberapa orang lanjut usia di Jepang masih aktif melakukan aktivitas sehari-hari. Dan mereka sangat menikmati masa-masa kehidupan tua mereka dengan mengisi kegiatan pada kelompok hobi/klub hobi seperti kaligrafi, menari jazz, kerajinan kulit dan tembikar dan karaoke. Dengan cara seperti ini banyak orang lanjut usia Jepang menemukan cara baru untuk menikmati hidup, tetap bersosialisasai dengan lainnya dan yang terpenting adalah tetap menjadi anggota masyarakat yang aktif.
Nah, setelah membaca paparan di atas kapan ya negara kita mempunyai rata-rata harapan hidup seperti orang Jepang, atau setidaknya mengikuti diet seimbang seperti yang dilakukan orang Jepang?

1 Response to “HIDUP SAMPAI LANJUT USIA DI JEPANG”


  1. 1 ifram Februari 24, 2009 pukul 2:33 am

    Panjang Umur, Awet Muda, dan punya Energi Luar biasa seperti Yan Lam Thian.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Indonesian Muslim Blogger
Catatan Sawali Tuhusetya

Akafuji Supports In

Gudang karya

Bukan Hitungan Weton

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Pengunjungku

  • 81,042 Click

Klik klik teruuss...

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: