Kadang, maafkanlah dirimu…

Kadang, maafkanlah dirimu…

Tidak mudah untuk memaafkan diri sendiri, karena kadang kita punya obsesi yang tinggi,cita-cita, harapan, dan keinginan yang luar biasa. Namun harapan itu tidak berujung pada kenyataan yang ada, maka dari itu kita harus tau bagaimana cara untuk memaafkan diri sendiri. karena ini merupakan bagian yang penting dari keseluruhan proses hidup kita. Jika semangat hidup adalah energi yang menimbulkan panas. Maka, memaafkan diri adalah pendingin atas kegagalan yang pernah kita alami sebelumnya.

Apa yang kita alami dan kita dapatkan dari hidup ini sudah diatur oleh yang memberi hidup, dan kita dinilai olehNya berdasar usaha dan jerih payah kita. Jadi, Allah SWT tidak menilai semata-mata atas hasil akhir yang kita capai, melainkan atas proses untuk mencapai hasil tersebut. Walaupun hasil yang kita peroleh sangat menyimpang jauh dari apa yang inginkan (gatot/gagal total). Kita harus bisa memaafkan diri kita untuk hasil hidup yang tidak menyenangkan dengan lebih banyak bersabar dan penyemangatan diri untuk tetap melakukan hal hal baru yang lebih baik.

Begitu juga dengan apa yang kita kejar, telah kita usahakan, tetapi hasilnya tidak memuaskan. Tidak mudah memang untuk menerima kegagalan, tidak ringan juga untuk menanggung beban kekecewaan. Dan perlu kita ingat, jika kita tidak berhasil bukan berarti tidak bernilai. Justru dengan ketidakberhasilan itu, kita harus segera bangkit dan terus maju bergerak karena memang hidup harus terus berjalan. (seperti isi lagunya leann rimes, life must goes on whatever happened), dan harus menjalin hubungan yang baik dengan diri sendiri. Karena….

Memaafkan diri adalah titik tengah yang menyeimbangkan antara diri dari putus asa dan acuh

Memaafkan diri adalah sikap diri untuk tidak angkuh ketika sukses dan tidak kecut ketika gagal

Memaafkan diri adalah kebesaran hati untuk santun ketika mendapat dan sabar ketika tidak mendapat

Memaafkan diri adalah sikap diri untuk bijak menyikapi hidup.

kono e ha ……….kara toraremashita.

 

2 Responses to “Kadang, maafkanlah dirimu…”


  1. 1 tony Desember 23, 2007 pukul 2:05 pm

    Ehm… peoples always have two side of live!

    susah senang tergantung bagaimana cara kita menikmatinya saja

  2. 2 amy Juli 2, 2008 pukul 7:56 am

    Siapa sih yang tidak pernah gagal? Superhero macam Spiderman pun pernah menjuntai di ketinggian gedung karena kehilangan jaring. Superman langsung tak berdaya kalau sudah kena batu dari planet Krypton. See? Yeah, itu memang dongeng. Poinnya, sejagoan apa pun, manusia normal pasti pernah gagal. Jadi, jangan menyerah dong ah.

    Stttt……….Setiap orang pasti pernah mengenal kegagalan. Entah kegagalan dalam hubungan percintaan, pekerjaan, bisnis, atau hal-hal sepele yang kita temui setiap hari. Bila kadarnya masih kelas ringan, mungkin banyak yang berhasil dengan mulus melewati kegagalan tersebut. Namun bila sebaliknya, tak banyak yang sanggup menerimanya secara legowo dan menjadikannya cambuk untuk mencapai sukses.

    Inilah ironisya, banyak orang sukses yang mengalami kegagalan hanya karena selalu dihinggapi perasaan takut gagal. Sebaliknya, banyak orang yang secara kemampuan biasa saja, namun bisa sukses berkat kepercayaan diri, dan yang paling penting, tidak takut gagal.

    Setiap orang punya 2 pilihan…. A atau B, ya kan ???
    Semangat2X……..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Indonesian Muslim Blogger
Catatan Sawali Tuhusetya

Akafuji Supports In

Gudang karya

Bukan Hitungan Weton

Desember 2007
S S R K J S M
    Jan »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengunjungku

  • 81,042 Click

Klik klik teruuss...

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: