Adalah bijak jika kita menjalani hidup dengan apa adanya, di saat terpaan masalah datang dengan sangat silih berganti. Kadang memang sangat memberatkan, bahkan butuh energi sangat ekstra untuk melaluinya. Tapi memang beginilah hidup…
Dulu sewaktu kanak-kanak tidak berfikir sama sekali what is life and what is life for. Tapi setelah masa itu selesai, WOW…life is so complicated, full of problem inside. Hidup akan terasa complicated kalau kita menghadapinya dengan cara yang complicated pula. Tapi, kalau kita menghadapi hidup yang complicated ini dengan easy dipastikan hidup yang tadinya complicated akan menjadi easy.
Pembawaan “menjalani hidup yang easy going” memang tidak dimiliki oleh semua orang. Mungkin beberapa di antara kita pasti ada yang mempunyai pembawaan yang sepertinya berat untuk menjalani hidup ini. Kira-kira aku ini masuk yang mana ya? Easy going atau yang hard going ya? Sepertinya yang hard going dech!!! Tapi dengan ini, tidak lantas membuatku berkutat dengan ke-hard going-anku. Ini adalah pembacaan ulang atas diriku yang mungkin kadang so hard to run this life.
Hush…the more I see the more I know about this life. Lanjutkan membaca ‘BIARLAH HUJAN TURUN DAN MELURUHKAN SEMUA PENATMU’
Arsip untuk Februari 13th, 2008
Setiap dari kita pasti tahu bagaimana orang Jepang menjalani aktivitas di dunia kerjanya. Sangat sibuk, super sibuk bahkan terkesan workaholik. Bagaimana tidak? Kata zangyou (dalam bahasa Indonesia = lembur) tidak asing lagi bagi mereka. Sepertinya lembur sudah menjadi rutinitas mutlak kaum pekerja kantor di Jepang. Beberapa kaum muda di Jepang lebih suka menghabiskan waktu untuk bekerja, meniti karir mereka atau bahkan dengan alasan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup. Di Jepang memang dikenal dengan biaya hidup yang mencekik, khususnya di ibu kota Negara, Tokyo.
Selain tuntutan ekonomi yang disebut di atas, ada beberapa hal yang bisa diruntut ke belakang, kenapa orang Jepang pada umumnya sangat bersemangat dalam dunia kerja atau dengan kata lain beretos kerja tinggi.
Dilihat dari topografi negara Jepang sendiri. Negara Jepang sebagai Negara kepulauan dengan keadaan alam yang bisa dikatakan lebih banyak perbukitan daripada dataran rendah, sehingga dalam hal ini mengharuskan orang Jepang pada jaman dahulu untuk memiliki energi ekstra jika ingin berpindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Belum lagi deretan gunung yang masih aktif yang setiap saat bisa saja bangun dari “tidur pulas” nya dan menimbulkan berbagai macam bencana seperti gempa vulkanik, muntahan lahar dll. Lanjutkan membaca ‘Semangat Jepang: Sebuah Etos Yang Luar Biasa’
Banyak orang Jepang masih hidup sampai usia lanjut. Harapan hidupdi Jepang baik untuk pria dan wanita merupakan yang tertinggi di dunia dengan pria = 77,9 tahun dan wanita = 85,1 tahun. Harapan hidup yang tinggi ini disusul oleh negara Swedia, SPANYOL, Australia, Kanada, Swiss, Prancis, Norwegia, Belgia, Italia, Austria, dan Yunani ( data sumber : world population prospect th 2003). Tapi, ini tidak berarti kalau semua orang Jepang berumur panjang. Beberapa alasan tingginya presentasi orang tua di negara Jepang adalah:
~ tingkat kematian (mortalitas) rendah
~ tingkat kelahiran (natalitas) rendah
~ rata-rata harapan hidup yang meningkat
Kira-kira kenapa rata-rata harapan hidup orang Jepang meningkat?
Hmmm… suatu pertanyaan yang sangat mudah dijawab jika kita bener-bener memperhatikan gaya hidup dan pola pikir mereka yang dinamis. Lanjutkan membaca ‘HIDUP SAMPAI LANJUT USIA DI JEPANG’






Temanku berkata